Tribratanews.sultra.polri.go.id-Spkt ( sentra pelayanan kepolisian terpadu) polres kendari menerima laporan atas kasus penipuan jual beli tanah rabu, 25/7/2018.
Kaspk ipda la ode syafrizal oda yang sehari hari menjabat sebagai paur subbag humas mengatakan, korban penipuan sekaligus pelapor adalah samtono (48), warga jl. Durian kel. Kampung salo kec. Kendari kota kendari adalah anggota tni
“Dia sudah membayar rp. 11.500.000 untuk bidang tanah yang ditawarkan pelaku,pembayaran dilakukan secara cash tapi setelah korban turun ke lapangan mengecek lokasi yang dimaksud, pelaku (hl) menunjukkan lokasi hamparan yang dalam proses penggusuran, namun hingga saat ini lokasi tanah yang dimaksud oleh (hl) ternyata tidak ada
Untuk meyakinkan korbannya, hl menawarkan sebidang tanah di di kel. Wondudopi kec. Baruga kota kendari ternyata menunjukkan lokasi hamparan yang dalam proses penggusuran,Tanah seluas 10×20 meter persegi itu yang sampai saat ini belum diketahui apakan tanah itu di klaim miliknya atau tidak .
Dan uang milik korban sampai sekarang tidak dikembalikan sehingga akibat dari kejadian tersebut korban merasa keberatan dan mengalami kerugian materil rp. 11.500.000 ( sebelas juta lima ratus ribu rupiah ), dan melaporkan kejadian tersebut di polres kendari guna pengusutan lebih lanjut