Polsek Wolasi Sita Miras Tradisional

Tribratanews.sultra.polri.go.id – Dalam rangka mewujudkan keamanan dan ketertiban yang kondusif di wilayah hukum polsek Wolasi, Kapolsek Wolasi terus melaksanakan kegiatan cipta kondisi dengan sasaran minuman beralkohol illegal. Sasaranya adalah warung warung yang ada di sekitar puundoho yang terletak di dusun I desa Matawolasi dan rumah penduduk yang di dusun IV desa Amoito Jaya. Dilakukannya razia pada lokasi tersebut oleh karena sebelumnya sudah pernah dilakukan razia dan mendapatkan minuman beralkohol yang illegal berupa bir putih dan pongasi dan adanya informasi dari masyarakat dan hasil lidik unit intelkam bahwa kegiatan penjualan minuman beralkohol masih tetap dilakukan.

Menyikapi laporan informasi tersebut Kapolsek Wolasi bersama unit Reskrim, intelkam, bhabinkamtibmas dan kanit Provos pada hari selasa tanggal 1 mei 2018 mulai pukul 09.00 sampai dengan pukul 11.15 wita melakukan razia. Hasilnya adalah telah menemukan minuman beralkohol pabrikan illegal merek bir bintang sebanyak 1 botol dan 2 botol bir hitam merek guinnes dari penjual atas nama perempuan Rubiati di warung puundoho dan 3 ember bahan pongasi yang belum jadi yang diperkirakan dapat menjadi 150 liter dari lelaki WAYAN TUNAS di desa Amoito Jaya. Kesemua barang bukti telah disita dan disimpan di mako polsek Wolasi sedangkan pemiliknya dilakukan pembinaan untuk tidak menjual dan membuat minuman beralkohol lagi.

Kapolsek Wolasi menambahkan bahwa kegiatan razia seperti ini akan terus dilaksanakan, bukan hanya karena adanya kegiatan Pilgub sultra 2018 dan menyambut bulan suci Ramadhan, akan tetapi tujuan utama bahwa tidak ada lagi peredaran minuman beralkohol illegal yang beredar, sehingga tindak pidana yang bersumber dari miras seperti penganiayaan, persetubuhan anak dan lain lain tidak terjadi lagi.

Pada kegiatan tersebut ada salah satu masyarakat yang berada di warung tempat penyitaan miras pabrikan menyambut baik apa yang dilakukan oleh pihak kepolisian yang gencar gencarnya melakukan razia dan berharap kegiatan seperti ini terus dilaksanakan agar masyarakat merasa nyaman dan tidak ada gangguan dalam menjalankan ibadah puasa.

Tinggalkan Komentar