Tribratanews.sultra.polri.go.id – Kamtibmas yang Kondusif berdampak besar pada pembangunan ekonomi. Pembangunan disegala bidang, akan terhambat jika disuatu daerah situasi kamtibmasnya tidak kondusif. Kamtibmas yang kondusif akan tercipta dengan adanya kerjasama antara instansi pemerintah, Polri, Tni dan seluruh lapisan masyarakat dengan secara berasama sama dalam mewujudkan Kamtibmas yang kondusif.
Guna mewujudkan kamtibmas yang kondusif di wilayah hukum Polres Konawe Selatan, Kapolres Konawe Selatan AKBP Hamka Mappaita, S.H., dalam berbagai kesempatan selalu mengingatkan kepada seluruh personel Polres Konawe Selatan agar menggalang dan mengajak para tokoh yang ada di Kab. Konawe Selatan untuk bersama sama menciptakan situasi yang kondusif di wilayah hukum Polres Konawe Selatan, terlebih menjelang Pilkada 2018 Sulawesi Tenggara.
Dalam menindak lanjuti atensi Kapolres Konawe Selatan, pada Rabu 28 Februari 2018 sekira Pukul 11.00 Wita (Kemarin, Red) Kasat Binmas Polres Konawe Selatan AKP Yusuf Tawang melaksanakan kunjungan silaturahmi di Pondok Pesantren Minhajud Thulab yang berada di Desa Andoolo Utama Kec. Buke Kab. Konawe Selatan.
Pada kunjungan silaturahmi, Kasat Binmas bertemu langsung dengan Pimpinan Pondok Pesantren K.H. Wildan Habibi, yang sekaligus sebagai Ketua FKUB ( Forum Kerukunan Umat Beragama ) Kab. Konawe Selatan. Dalam kunjungan tersebut, Kasat Binmas mengajak pimpinan pondok pesantren untuk bersama – sama menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif di wilayah Konawe Selatan. Berbagai isu dibahas oleh keduanya , terutama tentang kerukunan umat beragama yang ada di Konawe Selatan.
Selain itu, dalam kunjungan silaturahmi tersebut, Kasat Binmas mengundang K.H. Wildan Habibi untuk menjadi narasumber pada kegiatan FGD ( Focus Group Discussion ) yang direcanakan akan dilaksanakan pada Senin, 5 Februari 2018 mendatang, oleh Sat Binmas Polres Konawe Selatan.
“Pelaksanaan FGD akan dilaksaakan di tempat yang netral , dan akan membahas yang berkaitan dengan Faham Radikal dan Anti Pancasila,” ungkap Yusuf Tawang.